Friday, September 2, 2016

contoh lembar kerja siswa EKSPERIMEN



Lembar Kerja Siswa
EKSPERIMEN
Oleh : Husni Mubarok

A.                 Tujuan Pembelajaran
Siswa memahami langkah-langkah dalam melaksanakan eksperimen.
 
B.                 Tujuan Pembelajaran Khusus
1.      Siswa dapat mengidentifikasi variable dari suatu rumusan masalah.
2.      Siswa dapat mengidentifikasi variable dari suatu rumusan masalah.
3.      Siswa dapat mengidentifikasi variable kontrol dari suatu rumusan masalah.
4.       Siswa dapat membedakan antara rumusan hipotesis dan bukan rumusan masalah.
5.      Siswa dapat membedakan rumusan hipotesis secara induktif dan deduktif.
6.      Siswa dapat menulis kajian pustaka.
7.      Siswa dapat merumuskan definisi opersional variable.
8.      Siswa dapat merencanakan eksperimen untuk menguji suatu hipotesis.
9.      Siswa dapat melaksanakan eksperimen sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

Kegiatan 1 (Tujuan 1) :
Siswa dapat mengidentifikasi variable dari suatu masalah.
Rangkuman Materi
Variable adalah sesuatu yang menjadi pusat atau fokus perhatian, yang memberikan pengaruh dan memiliki nilai sehingga dapat berubah.Variabel dapat disebut juga peubah, dalam mengidentifikasi atau menuliskan variable harus disebutkan atau dituliskan bagaimana tiap variable diukur.Sebagai misal, “semakin besar massa benda, maka semakin besar volume benda tersebut. “
Bacalah teks berikut ini agar konsep variabel menjadi lebih jelas
Semakin besar massa benda maka semakin besar pula volume benda tersebut.
Pada pernyataan diatas mengandung 2 variabel yaitu:
1.      Besar massa benda
2.      Besar volume benda
Tugas
Semakin besar massa benda maka semakin besar pula volume benda tersebut.
Pada pernyataan diatas dikemukakan  2 variabel, yaitu:
1.      Besar massa benda
2.      Besar volume benda
 
Kegaitan 2 (Tujuan 2) :
Siswa dapat mengidentifikasi variable manipulasi dan variable respondari suatu masalah.
Rangkuman Materi
Variable yang sengaja diubah disebut variable manipulasi.Variabel yang berubah sebagai akibat pemanipulasian variabel manipulasi disebut variabel respon.
tugas
andaikan anda telah melakukan eksperimen yang menghasilkan kesimpulan bahwa:
            semakin besar massa benda yang dicelupkan kedalam wadah yang berisi air maka semakin besar volume benda tersebut (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula)
variabel-variabel yang diteliti dalam eksperimen itu adalah:
1.      Besar massa benda
2.      Besar volume benda (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula)
Apabila suatu variabel secara sengaja diubah, maka disebut variabel manipulasi, pada eksperimen yang diandalkan itu, mestinya secara sengaja telah merubah massa benda (misalnya: bermassa 35 gram dan bermassa 40 gram), maka diantara dua variabel diatas itu, variabel manipulasinya adalah besar massa benda.
Variabel yang lain adalah volume benda (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula) disebut variabel respon.

Kegiatan 3 (Tujuan 3) :
Siswa dapat mengidentifikasi variabel kontrol dari suatu rumusan masalah.
Rangkuman Materi
Di samping variabel manipulasi, terdapat banyak factor yang dapat mempengaruhi hasil dari suatu eksperimen.Variabel yang dinetralisasi yang diidentifikasi sebagai variabel kontrol atau kendali, atau variabel kontrol adalah variabel yang diusahakan untuk dinetralisai oleh peneliti atau dibuat tetap dan dijaga agar tidak mempengaruhi hasil eksperimen.
Tugas
Bacalah denagn seksama eksperimen berikut ini:
Sebuah eksperimen dilakukan untuk mengetahui besar volume benda (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula) danga menggunakan gelas ukur. Eksperimen ini dilakukan dengan prosedur berikut ini:
Mula-mula mempersiapkan bahan yang digunakan dalam eksperimen, yaitu potongan besi, gelas ukur dan neraca. Mengkalibrasi neraca, lalu mengukur massa besi pada neraca. Memasukan air kedalam gelas ukur dan dicatat volume awal.Setelah itu memasukkan besi pada gelas ukur yang berisi air. Dan mengukur berapa volume air ketika besi sudah tercelup semua,serta  menghitung selisih volume akhir dengan volume awal. Pengukuran volume ini diulang pada massa besi yang berbeda, dengan jenis yang sama.
Variabel yang dikontrol pada eksperimen diatas adalah jenis besi.

Kegiatan 4 (Tujuan 2) :
Siswa dapat membedakan antara rumusan hipotesis dan bukan rumusan masalah.
Rangkuman Materi
Hipotesis adalah dugaan tentang pengaruh apa yang diberikan variabel manipulasi dan variabel respons. Hipotesis dirumuskan sebagai pernyataan bukan pertanyaan.
Tugas
Diantara pernyataan berikut manakah yang merupakan hipotesis?
1.      Standart internasional untuk satuan massa adalah gram
2.      semakin besar massa benda yang dicelupkan kedalam wadah yang berisi air maka semakin besar volume benda tersebut (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula)
pernyataan dua pengaruh variabel manipulasi terhadap variabel respon, oleh karena itu pernyataan dua merupakan hipotesis. Pernyataan satu merupakan fakta dan bukan hipotesis.



Kegiatan 5 (Tujuan 5) :
Siswa dapat membedakan rumusan hipotesis secara induktif dan deduktif.
Rangkuman Materi
Hipoteis dapat dirumuskan dengan penalaran induktif berdasarkan data hasil pengamatan dan dengan penalaran deduktif berdasarkan teori.Penalaran indutif adalah penalaran yang mengambil contoh-contoh khusus yang khas untuk kemudian diambil kesimpulan yang lebih umum, penalaran deduktif adalah menarik kesimpulan khusus dari premis yang lebih umum.

Tugas A (penalaran induktif)
Setelah melakukan eksperimen sepertiprosedur pada kegiatan 3. Hasilnya dicatat pada tabel sebagai berikut :
TABEL
Hasil Observasi Penunjuk Volume Pada Gelas Ukur

Benda
Alat ukur yang digunakan
Massa benda (m±0,1) gram
Volume benda (V±0,1) cm3


35,0
5,0
besi
Neraca dan gelas ukur
45,0
6,4


55,0
7,8


65,0
9,3

Berdasarkan tabel diatas secara induktif merumuskan hipotesis tentang pengaruh massa benda terhadap volume benda tersebut.
Apabila massa benda yang dicelupkan semakin besar maka besar volume benda juga semakin besar  (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula).

Tugas B (penalaran deduktif)
Salah satu teori fisika menyatakan bahwa jika massa benda semakin besar maka volume benda tersebut juga semakin besar (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula). Besar volume yang diukur juga bergantung pada jenis benda, namun jika jenis benda tidak diubah maka yang mempengaruhi besar volume benda adalah massa benda.
Contoh:
Apabila meletakkan 2 besi dengan massa yang berbeda maka volume pada gelas ukur akan menunjukkan skala yang berbeda pula.
Hipotesis: semakin besar massa benda maka semakin besar volume benda tersebut (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula).

Kegiatan 6 (Tujuan 6) :
Siswa dapat menulis kajian pustaka.
Rangkuman Materi
Hipotesis adalah jawaban sementara atas rumusan masalah yang diperoleh dari penalaran induktif dan penalaran deduktif.peneliti harus menujukkan teori mana yang dianut berdasarkan teori itu secara deduktif menyatakan hipotesisnya. Dalam hal hipotesis itu dirumuskan secara induktif maka penelitian harus dapat menunjukkan data yang dimiliki dan berdasarkan data itu secara induktif merumuskan hipoteisnya.
Kajian pustaka pada umumnya berisi teori-teori yang relevan dengan maslah penelitian. Pada bagian kajian pustaka ini peneliti berupaya untuk secara teoritik menjawab masalah yang dikemukakan pada bab pendahuluan. Jawaban teoritik itulah yang tersimpul pada hipotesis.Hipotesis itu menjadi jawaban akhir setelah hipotesis itu teruji data empirik yang diperoleh dari penelitian tersebut.

Contoh:
Rumusan masalah:
Bagaimana pengaruh massa benda terhadap volume benda, (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula).
Kajian pustaka:
Neraca adalah alat untuk mengukur massa suatu benda, sedangkan gelas ukur digunakan untuk mengukur suatu volume benda. Berdasarkan pada teori, semakin besar massa benda maka semakin besar volume benda tersebut (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula)
Hipotesis:
semakin besar massa benda maka semakin besar volume benda tersebut (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula).

Kegiatan 7 (Tujuan 7) :
Siswa dapat merumuskan definisi operasional variabel.
Rangkuman Materi
Definisi operasional variabel adalah menetapkan begaimana peneliti akan mengukur variabel itu. Setiap peneliti mempunyai definisi operasional yang berbeda untuk variabel yang sama. Misalnya seorang peneliti sedang melakukan pengujian terhadap pengaruh permukaan bawah sepatu dibuat kasar terhadap keselamatan pemakai. Keselamatan pemakai dapat didefinisikan menurut banyak cara yaitu:
1.      tidak terpeleset.
2.      tidak tergelincir saat jalan licin.
tiap pernyataan diatas merupakan definisi pada operasional untuk variabel yang sama.
Tugas
Berikut ini merupakan deskripsi singkat dari penyelidikan.
Penyelidikan:suatu penelitian dilakukan untuk mengetaui pengaruh massa benda terhadap skala volume air pada gelas ukur ketika benda/besi sudah tercelup semuanya. Menyiapkan besi yang bermassa 35 gram, dan mengukur volume air mula-mula, lalu memasukkan besi kedalam gelas ukur yang berisi air, kemudian mengukur selisih volume akhir air ketika besi sudah dicelupkan semua dengan volume awal air. Mengganti besar massa besi dan mengulangi prosedur seperti diatas (apa yang diamati)
Devinisi setiap variabel secara operasional
Devinisi operasional variabel manipulasi
Besar massa besi merupakan variabel manipulasi. Variabel ini diukur dengan jenis besi yang sama(apa yang diamati)
Operasi operasionla variabel respon
Penunjuk skala pada gelas ukur yang menunjukkan volume besi didalam air merupakan variabel respon.Variabel ini diukur dengan memasukkan besi kedalam gelas ukur maka terjadi perubahan volume air karena pertambahan volume besi tersebut.volume besi dapat dihitung dengan selisih volume akhir dengan volume awal.



Kegiatan 8 (Tujuan 8 dan 9) :
Siswa dapat merencanakan eksperimen untuk menguji suatu hipoteis.
Siswa dapat melaksanakan eksperimen sesuai dengan rencana yang telah dibuat.
Rangkuman Materi
Eksperimen dapat didefinisikan sebagai usaha yang direncanakan untuk menghasilkan data untuk menguji suatu hipotesis. Merupakan penelitian yang sistematis, logis, dan teliti didalam melakukan control terhadap kondisi. Dalam pengertian lain penelitian eksperimen adalah penelitian dengan melakukan percobaan terhadap kelompok eksperimen, kepada tiap kelompok eksperimen dikenakan perlakuan-perlakuan tertentu dengan kondisi-kindisi yang dapat dikontrol.
Berikut ini merupakan contoh rancangan eksperimen.
Hipotesis:
semakin besar massa benda maka semakin besar volume benda tersebut (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula)
Rancanagn eksperimen:
1.      mengkalibrasi neraca.
2.      mengukur massa besi, kemudian memasukkan besi kedalam gelas ukur yang berisi air (tindakan yang dilakukan). (devinisi operasional variabel manipulasi).
3.     mengukur volume awal air pada gelas ukur dan juga mengukur volume air ketika dimasukkan besi kedalam gelas ukur (apa yang diamati).(divinisi operasional variabel respon).
4.     ulangi langkah diatas dengan menggunakan jenis besi yang sama (variabel yang dikontral) dan massa yang berbeda (variabel manipulasi).



Tugas A
Berikut ini adalah rumusan hipotesis yang diperlukan rancangan eksperimen untuk menguji hipotesis.
Hipotesis:
semakin besar massa benda maka semakin besar volume benda tersebut (selisih volume air akhir dengan volume air mula-mula)
1.      definisi operasional variabel manipulasi yaitu besar massa benda (besi) yang diubah-ubah.
2.      Definisi operasional variabel respon yaitu penunjuk skala pada gelas ukur, yang menunjukka besar volume benda (besi) setelah volume akhir dikurangi volume awal.
3.      Definisi operasional variabel kontrol yaitu jenis besi yang digunakan  pada setiap eksperimen sama.

Tugas B
Laksanakan eksperimen sesuai dengan rancangan eksperimen pada tugas B
Alat-alat yang digunakan:
1)    Neraca                           1 buah
2)    Gelas ukur                     1 buah
3)    Besi                                1 buah
Prosedur:
1)     Siapkan besi yang sudah diukur dengan massa 35 gram
2)     Masukkan besi kedalam gelas ukur yang sudah berisi air.
3)     Catat skala awal yang ditunjukkan oleh gelas ukur dan skala akhir ketika besi dimasukkan ke dalam gelas ukur.






4)     Berdasarkan eksperimen diatas bagaimana cara menghitung besar volume besi?
Ø  Cara untuk menghitung besar volume besi yaitu selisih antara volume akhir air dan besi dengan volume mula-mula air digelas ukur.
5)     Berdasarkan eksperimen tersebut bagaimana pengaruh massa benda yang berbeda?
Ø  Massa benda yang berbeda menunjukkan adanya perbedaan besar volume.
6)     Berdasarkan eksperimen tersebut, bagaimana dengan penunjuk skala yang ditujukan oleh gelas ukur apabila massa berbada?
Ø  Skala yang ditunjukkan oleh gelas ukur pada saat besi dimasukkan merupakan besar volume suatu benda/besi, jika massa yang dimasukkan kedalam gelas ukur semakin besar maka skala yang ditunjuk akan semakin tinggi.
7)     Bagaimana menurut anda dengan suatu hasil yang berbeda?
Ø   Massa benda sangat mempengaruhi volume benda tersebut, semakin besar massa benda maka semakin besar pula volume benda tersebut, dan sebaliknya. Disamping itu yang menjadi faktor lain yang mempengaruhi volume benda adalah jenis benda atau massa jenis dari suatu benda. Serta struktur dari benda tersebut.
8)     Apa yang dapat anda simpulkan dari eksperiman yang telah anda lakukan, sesuaikah dengan hipotesis?
Ø  Hal yang dapat saya simpulkan adalah semakin besar massa benda maka semakin besar pula volume benda tersebut. jadi eksperimen ini sesuai dangan hipotesis.
Ø   
9)     Bagaimana hubungan antara massa benda dengan volumenya?
Ø  hubungan antara massa suatu dangan volume benda tersebut adalah berbanding lurus, jika massa bertambah maka volumenya juga bertambah dan sebaliknya.

Daftar Pustaka :
Jamal, Abdul. 2005. Pintar Fisika. Jawa Timur:  Gitamedia Press
Nur, Muhammad. 1999. Buku Panduan Keterampilan Proses. Surabaya: Unesa.
Nur, Muhammad. 1999. Hakikat Sains. Surabaya: Unesa


Silahkan kunjungi blog kami blogmubarok.blogspot.com untuk mencari beberapa artikel yang menarik, dan bagaimana fisika dan islam menjawab beberapa pertanyaan yang unik dan mengesankan...






No comments:

Post a Comment