Saturday, May 30, 2015

Penerapan Teori Motivasi



PENERAPAN TEORI  MOTIVASI
1.                 Motivasi dan teori perilaku
Penguatan (reinforcement) dimasa lalu memiliki kemungkinan diulang dibanding perilaku yang tidak memperoleh penguatan atau perilaku yang terkena hukuman.
2.                 Motivasi dan Teori disonan kognotif
Teori yang menjelaskan tentang perilaku serta penjelasan dan alasan yang digunakan untuk mempertahankan gambaran diri positif.
3.                 Motivasi dan Teori atribusi
Penjelasan terhadap motivasi yang memusatkan pada bagaimana seseorang dapat menjelaskan sebab-sebab keberhasilan dan kegagalan tentang dirinya.
Perilaku
Guru memberikan materi tentang gaya angkat pesawat yang biasa dikaitkan dengan hukum bernaulli,  sesetelah materi disampakan kepada peserta didik, guru lalu memberikan kuis, namun sebelum kuis diberikan guru mengatakan bahwa “kuis ini jangan jadikan sebagai siksaan bagi kalian, akan tetapi jadikan pelajaran, karena dengan adanya kuis seperti ini kalian akan lebih mengingat materi yang telah disampaikan dan dapat siap siaga akan suatu persoalan” setelah guru menyampaikan kata-kata tadi, lalu guru mengadakan  kuis yang berkaitan dengan materi gaya angkat pesawat. Dan nilainya akan diumumkan minggu depan.
Disonan kognitif
Disekolah  achmad dikenal sebagai anak yang pandai,  akan tetapi pada kuis tentang gaya angkat pasawat dia mendapatkan nilai 55 (tidak baik). Nilai ini tidak konsisten dengan gambaran dirinya sebagai siswa yang pandai, sehingga menimbulkan ketidak nyamanan bagi achmad. Karena nilai yang didapatkan achmad tidak baik. Lalu guru menanyakan kepada achmad  “kamu kenapa kok bias mendapatkan nilai yang tidak bagus?” lalu Achmad menjawab pertanyaan guru dengan sopan santun, dia menjelaskan bahwa ketika gurunya menyampaikan materi dia tidak dapat menyimak materi tersebut dengan baik, hal ini disebabkan oleh kondisi tubuhnya yang kurang sehat, sehingga dia tidak dapat menjawab soal-soal kuis dengan sempurna, yang menyebabkan nilai kuis menjadi tidak baik.
Atribusi
Setelah ditegur oleh gurunya mengenai nilai kuis yang tidak baik, dia berfikir apa penyebab yang dapat membuat dirinya mendapatkan nilai kurang baik. Pada saat hari dimana guru memberikan materi, Achmad  menyadari bahwa dirinya kurang enak badan sehingga dia kurang baik dalam memperhatikan materi yang disampaikan oleh  guru, akibatnya Achmad tidak bisa menjawab soal kuis dengan  baik. Achmad menyadari bahwa kesehatan itu sangatlah penting baginya, dengan kondisi tubuh yang sehat dia bisa melakukan suatu pekerjaan secara maksimal, serta bisa berfikir dengan baik, salah satunya yaitu menyimak penjelasan dari guru dan menjawab soal-soal kuis tentang gaya angkat pesawat. Oleh sebab itu dia berjanji akan menjaga kesehatannya dengan baik dan belajar lebih giat lagi untuk mecapai apa yang dia harapkan.
Silahkan kunjungi blog kami blogmubarok.blogspot.com untuk mencari beberapa artikel yang menarik, dan bagaimana fisika dan islam menjawab beberapa pertanyaan yang unik dan mengesankan...

No comments:

Post a Comment