Thursday, April 7, 2016

Jika Bumi Berputar dengan Kecepatan 1600 Kilometer Per Jam, Mengapa Kita Tidak Merasakan Gerakannya ??




Otak kita tahu bahwa bumi selalu berputar, akan tetapi tubuh kita tidak pernah merasakan gerakan yang disebabkan oleh putaran bumi tersebut. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan oleh perputaran bumi yang sangat mulus, seragam dan berkesinambungan. Sehingga kita merasa aman-aman saja berada dibumi yang sedang berputar dengan kecepatan 1600 kilometer per jam. Sebagaimana yang dikatakan oleh isaac newton
pada hukum pertamanya yaitu benda yang sedang bergerak dengan kecepatan konstan dalam lintasan lurus, maka benda tersebut akan terus bergerak seperti itu, kecuali ada gaya dari luar yang dapat mempengaruhinya.
Dalam pernyataan newton diatas mungkin sedikit ada keganjalan di benak pikiran kita. Karena pada kalimat newton menerangkan bahwa “jika suatu benda yang bergerak lurus” permasalahannya adalah gerak bumi yang berputar pada porosnya. Jika suatu mobil bergerak lurus dengan kecepatan yang tinggi, sebenanya mobil tersebut bergerak melengkung, mengikuti permukaan bumi. Jika gerak lurus mobil tersebut kita biarkan cukup lama, niscaya mobil tersebut akan kembali ketempat semula.
Ketika bumi berputar dengan kecepatan 1600 kilometer per jam, kita tidak akan merasakan gerakannya. Hal tersebut disebabkan karena udara juga dibawa keliling oleh bumi dengan kecepatan 1600 km/jam, yang sama seperti kita, seperti mobil kita, rumah kita, dan bahkan seperti pesawat terbang yang sedang melaju diudara.
Sebagai perumpamaan yaitu, ketika kita duduk diatas kursi yang diikat kencang, dan diletakan diatas atap bis yang sedang bergerak cepat. Maka kita akan merasa takut, takut akan jatuh ataupun takut karena kita tertekan oleh angin yang berhembus berlawanan dengan arah bis yang kita naiki. Hal tersebut disebabkan karena udara disekeliling bis (termasuk di atas atap bis yang diberi kursi untuk ditempati oleh kita) tidak ikut bergerak dengan arak dan kecepatan yang sama dengan bis yang kita naiki, sehingga kita meraka ada udara atau angin yang berhembus ke arah yang berlawanan dengan arah bis, walaupun kadang udara tersebut tidak bergerak. Tetapi kita tetap merasakan udara yang bergerak berlawanan dengan arah bis yang kita naiki, yang dapat kita ketahui melalui tekanan udara yang dirasakan oleh tubuk kita.
Beda halnya jika kita berada di dalam bis yang bergerak cepat, kita akan merasa nyaman dan tentram. Karena angin yang berada didalam bis yang sedang dinaiki, ikut bergerak dengan arah dan kecepatan yang sama dengan laju tubuh kita yang sedang menaiki bis tersebut. Hal ini sama seperti ketika kita menaiki pesawat terbang dengan cuaca yang bersahabat. Setelah lepas landas, ketika kita duduk dikursi serasa berada didalan rumah, karena tidak ada udara yang mengganggu kita. Perumpamaan diatas, mengindikasikan gerak bumi yang berputar yang tidak dapat kita rasakan.
Semua orang merasa lebih berani mengendarai bumi dengan kecepatan 1600 km/jam dari pada mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 500 km/jam. Ketika bumi bergerak dengan kecepatan 1600 km/jam, dengan bantuan gravitasi semua yang menempal pada bumi dan bahkan udara diatmosfer yang mendapatkan gaya tarikan bumi akan ikut bergerak dengan kecepatan 1600 km/jam. Sehingga kita merasa bulan dan matahari yang mengelilingi kita. Disaat kita diam di atas permukaan bumi yang sedang berputar, tidak ada gerak relatif antara kita dengan udara. Beda halnya dengan seseorang yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 500 km/jam, mereka akan mengalami gerak relatif terhadap udara. Oleh sebab itu sebagian besar manusia marasa takut untuk mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 500 km/jam.





Silahkan kunjungi blog kami blogmubarok.blogspot.com untuk mencari beberapa artikel yang menarik, dan bagaimana fisika dan islam menjawab beberapa pertanyaan yang unik dan mengesankan...

No comments:

Post a Comment