Tuesday, April 7, 2020

Campus di Negri Minoritas yang Welcome Banget dengan Islam



Tak seperti yang aku bayangkan sebelumnya, ketika mendengar negara Taiwan yang minim sekali orang muslim dan hanya sedikit sekali masjidnya, kurang lebih sembilan masjid yang ada di negeri ini. pandangan awal dengan negara Formosa adalah negera yang sulit sekali mendapatkan makanan halal, tempat shalat yang tidak memadai, toilet yang menggunakan tisu sebagai alat pembersihnya dan lain sebagainya. Yang paling utama adalah makanan, karna makanan sebagai bahan untuk bertahan hidup, yeeah sumber energi tubuh kita dan pastinya juga tempat shalat teman...
Alhamdulillah… Hal-hal tersebut tidak aku alami, di kampus tempatku belajar ini, yaitu National Taiwan University of Science and Technology (NTUST). Di kampus teknik ini banyak sekali mahasiswa internasional, mereka berasal dari berbagai negara seperti Etiopia, Timur Tengah, Jerman, Jepang dan lain-lain, dan juga dari Indonesia pastinya. Yang perlu kaliah ketahui bahwa di kampus ini paling banyak mahasiswa muslim dibanding kampus-kampus lain di Taiwan, selain itu pejabat kampus pun sangat welcome dengan keberadaan kami disini, mereka menyediakan stand kantin yang menjual masakan halal. Hal ini sangat membantu kami dalam bertahan hidup dalam segi makanan, jadi gak perlu susah payah masak atau membeli makanan keluar kampus untuk mencari makanan yang halal, dan juga menyediakan mushalla (muslim prayer room) untuk kami ibadah.

(Kantin satu, Mediterraneen Cuisine)
Di kampus ini terdapat tiga kantin utama, kantin satu dan kantin tiga untuk mahasiswa, sedangkan kantin dua untuk karyawan dan dosen. Di kantin satu terdapat stand makanan Mediteranian (Mediterraneen Cuisine), makanan dari timur tengah. Koki yang masak di stand ini orang islam dan yang dijualpun juga makanan halal, ada tulisan halal di pojok kiri atas. Menunyapun beraneka ragam, yang paling sering aku pesen di stand ini yaitu ayam goreng dengan saos keju, tapi kejunya gak aku tiriskan di nasinya, kejunya buat roti, hahaha. Tapi kalo orang timur tengah keju itu di taburkan ke nasi mereka trus dimakan bersama ayamnya. Hmmm,.. gimana rasanya yaa…?? Selain di kantin satu, makanan halal juga ada di kantin tiga. Kalo di kantin tiga ini sudah jelas tulisannya, “halal food” dan ada tulisan indonesianya juga “masakan halal”. Di stand halal food ini yang jual orang turki, masakannya enak banget, bumbu ayamnya lezat dan sayurnyapun juga enak, gak seperti masakan Taiwan yang hambar. Selain itu di kantin tiga juga ada stand vegetarian, yang semua dari menunya berasal dari tumbuhan, jadi aman dehh kalo beli disini, gak khawatir tercampur dengan masakan babi dan minyak yang sudah di pakek menggoreng babi. Dua stand inilah yang paling sering aku beli, khususnya yang stand vegetarian, soalnya menunya murah-murah. Setiap menu Cuma 10 NT$, cukup dengan 4 menu dan nasi sudah kenyang, Cuma 50 NT$. Kalo di halal food yang paling murah itu spageti, harganya juga 50 NT$, jadi cukup 150 NT$ tiap harinya kalo makan sehari tiga kali, wkwkwk…
(Kantin tiga, halal food & vegetarian)

Selain makanan, yang paling aku apresiasi dari kampus ini adalah menyediakan tempat shalat bagi orang islam, dan itu gak cuma satu tempat. Hebat banget bagian international affair.nya, ini patut dicontoh oleh kampus-kampus lain, atau asosiasi mahasiswa islam di setiap kampus minoritas muslim perlu mengajukan ke pihak kampus, supaya kampusnya lebih keren dengan culturalnya.
 (Mushalla 1 & 2)

Semenjak COVID-19 atau yang familiar disebut virus corona melanda dunia, dan juga Taiwan. Penjagaan lebih di perketat. Katika awal sampai disini, dua mushalla masih dibuka, akan tetapi semenjak adanya warga yang terjangkit virus corona di daerah Taipei, kedua mushalla tersebut di tutup, sehingga para muslim harus shalat di kamar masing-masing. Letak mushalla ini dekat dengan kantin tiga, satu lantai diatas kantin tiga, sedangkan mushalla satunya di bawah asrama putri, deket tempat koperasi kampus.
Jadi buat temen-temen yang ingin melanjutkan studi di negara Formosa ini, kalo kalian jurusan teknik atau sejenisnya, mending di kampusku dehhh… kampusnya di ibu kota Taiwan, deket dengan Taipei Grand Mosque dan asramanya gak jauh dari gedung kami kuliah, 5 menit sebelum jam masuk kelas masih cukuplah baru keluar dari kamar, hahaha…..
Nanti sambung dengan cerita selanjutnya yaa kawan,,,
kuliah di kampusku dijamin aman dan nyaman dehh… (Bismillah…. Biidznillah,…)



No comments:

Post a Comment